Monday, December 19, 2011
Deras
melorek dengan tinta hitam ku
gumpalan sesak dihati
ingin ku berhenti dari menulis
namun apakan daya
tertulis juga dikertas putih ku
apa yang harus ku nyatakan
apa yang harus ku suarakan
kenyataan yang lebih pahit dari sebuah harapan
dalam diam ku bercanda
dalam diam ku menangis
ku lelah dengan tawa ku
dengan nada lirih
buat jiwa terhenyak
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment